Tiada yang bisa dicerna dari sebuah perpisahan selain rasa yang penuh sayat luka. Basah oleh jatuh hujan di mata yang mulai kehilangan cahaya. Penyesalan terus menikam tanpa henti. Meninggalkan gigil-gigil di sisa malam, memeluk hari-hari menjadi kesunyian paling sepi. Di sanalah, aku melewati sisa waktu tanpa rindu yang membusuk di dalam dada. Langkah kakimu yang memudar ialah derana ketika hujan telah usai, membasahi luka selamanya. Mirat-mirat sesal yang terpantulkan di genangan, membiaskan kebodohan yang berdiam di dalam diri begitu lama. Aku mencintaimu, puan. Meskipun, itu hanya menjadi kepingan waktu yang telah terbakar sia-sia. Keputusan yang yang kita sematkan ialah titik kedewasaan untuk masing-masing. Siapa yang berhak duluan untuk memilih melambaikan bendera putih atau bertahan? Dan, sungguh, semua itu hanya sebuah pertempuran di dalam diriku sendiri, setelah tiada keberanian mengalir dari bibirku untuk mengatakannya padamu, lalu mengaku akulah ...
Postingan
Menampilkan postingan dari September, 2021
*Jika Hidup tidak Didasari dengan Keimanan*
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ya, jika hidup ini tidak didasari dengan keimanan, atau keimanan tersebut tidak memberikan pengaruh lantaran banyak melakukan perbuatan maksiat, maka seluruh kenikmatan lahiriahnya yang sangat singkat akan mendatangkan penderitaan dan kesedihan yang berkali-kali lipat lebih dahsyat dari kenikmatan dan kesenangan yang ada. Karena dengan akal pikiran yang diberikan Tuhan, manusia memiliki hubungan yang kuat dengan masa lalu dan masa mendatang, di samping masa sekarang yang ia jalani. Sehingga ia dapat merasakan berbagai kenikmatan di masa tersebut sekaligus merasakan kepedihannya. Ini berbeda dengan hewan di mana kenikmatan yang ia rasakan saat ini tidak bercampur dengan kesedihan masa lalu dan kecemasan masa mendatang, karena tidak diberi pikiran. Dari sini dapat dipahami bahwa kenikmatan masa sekarang yang dirasakan oleh manusia, yang terjerumus dalam kesesatan dan kelalaian, akan rusak dengan adanya kesedihan masa lalu dan kecemasan terhadap masa depan. Hidupnya yang ia jalani sa...